Kumpulan Puisi Alamku Terbaru
Kumpulan Puisi Alamku Terbaru - Hallo sahabat coincryptogratis, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kumpulan Puisi Alamku Terbaru, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan
Artikel Aneka-Puisi,
Artikel Puisi-Alam, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Judul : Kumpulan Puisi Alamku Terbaru
link : Kumpulan Puisi Alamku Terbaru
Keindahan Alam memang selalu memperlihatkan pesona bagi pandangan, apalagi alam Pedesaaan yang kebanyakan masih alami dan keindahannya tertatap terjaga, Membuat para penulis puisi alam gatal tangannya mendeskripsikan panoroma alam desa, jikalau mereka yang melihat. alasannya umumnya para penyar jikalau melihat yang tenang pikirannya akan terguguh mennggambarkan apa yang dilihatnya dalam bentuk kata kata alam. menyerupai puisi alamku di bawah ini yang menceritakan wacana banyak sekali hal wacana alam Indonesia.
TELAGA SARANGAN
Senja meniti netra
Simpul syaraf seketika memanggil
Untuk menepi sejenak
Menikmati lembayung di cakrawala
Telaga Sarangan
Noktahku menghalau dingin
Menumpas masa bersama angin
Bersama langit di ufuk barat
Lara luruh
Peluh sirna
Terbius kumparan langit
Jingga keemasan membungkam hitam
Malang sudah jauh di timur
Kutulis segelintir perjalanan di atas riak telaga
Untuk kemudian kuabadikan bersama dinginnya Lawu
Dalam titian rembulan menuju Surakarta
Bak buku tanpa akhir
Tanpa lelah akan tetap kuukir
Tiap rotasi ban kuda besiku, kutulis
Tiap debu di antara jemari kaki, kulukis
Telaga Sarangan kala senja
Melipur lara hitam aspal jalanan
Kini, Surakarta menyambutku
Untuk mengisi kembali buku tanpa akhir
Surakarta, 1 Januari 2018.
Di Mana Ku Cari Siang
Desa ini
panas dan hujan, cuma
titik biang murung pada awan
tiada perirana bening pagi
yang mendamaikan jiwa
tanah-tanah melamun bungkam
kerontang dalam waktu
tiada keringat yang perlu diseka
kerana jerih perih itu menyesakkan
tiada jari jemari mahu pun tulang sekerat mengiler tuah tanah pusaka;
desa termangu dalam gulita
labun-labun jiwa yang larut
dalam asyik kota lantera, tentang
kemaruk pada pelangi malam,
menoda di tanah bijana ini dengan ingkar
melumang seorang renta dengan beban terlangut di muka pintu mendengar bulbul bersyair wacana malam sementelah dikunjungi mati
Azhara AW
Kuala Lumpur 2018
JANJI DI PUNGGUNG BUKIT
Pagi menjelang siang yang sepi
Saat embun sirna di telan mentari
Di punggung bukit itu ku menanti
Demi tunaikan sebuah janji
Untuk kekasih pujaan hati
Sebelum mentari bertambah tinggi
Tampak langkah penuh senyum sepenuh hati
Menggandeng tangan dan mengajak pergi
Bukit illalang ini menjadi saksi
Dua manusia memadu janji
Menuju ikatan suci
Semoga tak ada aral menanti
Semoga yang kuasa memberkati
Menuliskan takdir cinta ini
Depok, 030318 10:08
Tegap Berdiri
Tulang belulang menancap unik
Di sela rumput nan cantik
Kokoh bersemedi
Di hamparan permadani
Bersimpai jutaan jambrut
Semilir hembusan syurgawi
Gemerincing lembut bertayut
Selalu menyapa tanpa sepi
ALAMKU PUNAH
Ngeri memandang
Karya yang kuasa di perdagangkan
Punah musnah tenggelam
Roda pembangunan
Hutan, ladang, Sawah
Tergerus di berangus
Tangan tangan setan
Demi segenggam berlian
Alam tak lagi bersahaja
Resah geliat pesonanya
Perlahan kan menikam
Kejantung jantung kota
Tumbang pohon berserakan
Petaka bertandang
Retak tanah bergoyang
Air mengalir di permukaan
Salahkah alam??
Jika mencari pelampiasan
Datang berdemonstrasi
Mengganggu ketenangan
Mari renung dan fikirkan
Tahun tahun ke depan
Masih adakah keindahan
Terhampar di belantara kehidupan
Bekasi. 02.03.18
Demikianlah kumpulan puisi alamku terbaru. Simak/baca juga puisi alam yang lain di blog ini, agar puisi wacana alam di atas sanggup menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa pada tema puisi keindahan alam selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Anda sekarang membaca artikel Kumpulan Puisi Alamku Terbaru dengan alamat link https://coincryptofast.blogspot.com/2018/01/kumpulan-puisi-alamku-terbaru.html
Judul : Kumpulan Puisi Alamku Terbaru
link : Kumpulan Puisi Alamku Terbaru
Kumpulan Puisi Alamku Terbaru
Kumpulan puisi alamku. Puisi wacana keindahan Alam umumnya memceritakan wacana Alam yang indah, dan banyak sekali keunikan wacana alam, khususnya Alam Indonesia, sebagaimana alam artinya segala sesuatu yang menjadi isi dari bumi, Dan mempunyai kategori-kategore tertentu, semisal alam pengunungan, alam pedesaaan alam liar, alam pantai dan lain sebagainya yang ada di Dunia ini. dan Puisi alam, yang di update dikesempatan ini bertema kumpulan puisi Alamku terbaru.Keindahan Alam memang selalu memperlihatkan pesona bagi pandangan, apalagi alam Pedesaaan yang kebanyakan masih alami dan keindahannya tertatap terjaga, Membuat para penulis puisi alam gatal tangannya mendeskripsikan panoroma alam desa, jikalau mereka yang melihat. alasannya umumnya para penyar jikalau melihat yang tenang pikirannya akan terguguh mennggambarkan apa yang dilihatnya dalam bentuk kata kata alam. menyerupai puisi alamku di bawah ini yang menceritakan wacana banyak sekali hal wacana alam Indonesia.

Kumpulan Puisi Alamku Terbaru
Puisi Alam merupakan rangkaian kata kata keindahan Alam yang berisi bait-bait kata terindah yang menggambarkan apresiasi seorang pada keindahan ciptaan Tuhan yakni bumi dan alam beserta segala isinya. Indonesia sendiri mempunyai kekayaan alam yang luar biasa kayanya yang menciptakan kita perlu mempertahankan sehingga teteap memperlihatkan panorama Alam yang indah. Adapun masing masing judu dengan tema puisi Alamku antara lain:- Puisi telaga sarangan
- Puisi di mana kucari siang
- Puisi kesepakatan di punggung Bukit
- Puisi tegap berdiri
- Puisi Alamku punah
TELAGA SARANGAN
Karya: Satria Panji Elfalah
Senja meniti netraSimpul syaraf seketika memanggil
Untuk menepi sejenak
Menikmati lembayung di cakrawala
Telaga Sarangan
Noktahku menghalau dingin
Menumpas masa bersama angin
Bersama langit di ufuk barat
Lara luruh
Peluh sirna
Terbius kumparan langit
Jingga keemasan membungkam hitam
Malang sudah jauh di timur
Kutulis segelintir perjalanan di atas riak telaga
Untuk kemudian kuabadikan bersama dinginnya Lawu
Dalam titian rembulan menuju Surakarta
Bak buku tanpa akhir
Tanpa lelah akan tetap kuukir
Tiap rotasi ban kuda besiku, kutulis
Tiap debu di antara jemari kaki, kulukis
Telaga Sarangan kala senja
Melipur lara hitam aspal jalanan
Kini, Surakarta menyambutku
Untuk mengisi kembali buku tanpa akhir
Surakarta, 1 Januari 2018.
Di Mana Ku Cari Siang
Oleh: Azhara Al-Waraqah
Desa inipanas dan hujan, cuma
titik biang murung pada awan
tiada perirana bening pagi
yang mendamaikan jiwa
tanah-tanah melamun bungkam
kerontang dalam waktu
tiada keringat yang perlu diseka
kerana jerih perih itu menyesakkan
tiada jari jemari mahu pun tulang sekerat mengiler tuah tanah pusaka;
desa termangu dalam gulita
labun-labun jiwa yang larut
dalam asyik kota lantera, tentang
kemaruk pada pelangi malam,
menoda di tanah bijana ini dengan ingkar
melumang seorang renta dengan beban terlangut di muka pintu mendengar bulbul bersyair wacana malam sementelah dikunjungi mati
Azhara AW
Kuala Lumpur 2018
JANJI DI PUNGGUNG BUKIT
Oleh: Dino To
Pagi menjelang siang yang sepiSaat embun sirna di telan mentari
Di punggung bukit itu ku menanti
Demi tunaikan sebuah janji
Untuk kekasih pujaan hati
Sebelum mentari bertambah tinggi
Tampak langkah penuh senyum sepenuh hati
Menggandeng tangan dan mengajak pergi
Bukit illalang ini menjadi saksi
Dua manusia memadu janji
Menuju ikatan suci
Semoga tak ada aral menanti
Semoga yang kuasa memberkati
Menuliskan takdir cinta ini
Depok, 030318 10:08
Tegap Berdiri
Oleh: Rusma Wati
Tulang belulang menancap unikDi sela rumput nan cantik
Kokoh bersemedi
Di hamparan permadani
Bersimpai jutaan jambrut
Semilir hembusan syurgawi
Gemerincing lembut bertayut
Selalu menyapa tanpa sepi
ALAMKU PUNAH
Oleh: Sukma Taufik
Ngeri memandangKarya yang kuasa di perdagangkan
Punah musnah tenggelam
Roda pembangunan
Hutan, ladang, Sawah
Tergerus di berangus
Tangan tangan setan
Demi segenggam berlian
Alam tak lagi bersahaja
Resah geliat pesonanya
Perlahan kan menikam
Kejantung jantung kota
Tumbang pohon berserakan
Petaka bertandang
Retak tanah bergoyang
Air mengalir di permukaan
Salahkah alam??
Jika mencari pelampiasan
Datang berdemonstrasi
Mengganggu ketenangan
Mari renung dan fikirkan
Tahun tahun ke depan
Masih adakah keindahan
Terhampar di belantara kehidupan
Bekasi. 02.03.18
Demikianlah kumpulan puisi alamku terbaru. Simak/baca juga puisi alam yang lain di blog ini, agar puisi wacana alam di atas sanggup menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa pada tema puisi keindahan alam selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Demikianlah Artikel Kumpulan Puisi Alamku Terbaru
Sekianlah artikel Kumpulan Puisi Alamku Terbaru kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Kumpulan Puisi Alamku Terbaru dengan alamat link https://coincryptofast.blogspot.com/2018/01/kumpulan-puisi-alamku-terbaru.html
Belum ada Komentar untuk "Kumpulan Puisi Alamku Terbaru"
Posting Komentar