Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa

Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa - Hallo sahabat coincryptogratis, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel puisi-islami, Artikel Puisi-Religi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa
link : Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa

Baca juga


Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa

Puisi renungan hati Islami yang sangat menyejukkan jiwa. Kita sebagai mahluk yang lemah yang terkadang lupa dengan kewajiban sehingga kehilafan yang berujunga dosa di lakukan, sudah sepantasnya kita merunung dengan tingkah dan laris supaya menyadari segala kehilafan untuk sanggup kembali kejalan yang semestinya telah di tentukan oleh Sang Maha pengatur kehidupan. 

Dengan puisi renungan hati Islami yang diterbitkan di kesempatan ini sanggup menjadi penyejuk hati, alasannya ialah puisi islami umumnya berisi perihal kata kata Islam yang tentunya mengingatkan kita bahwa segala sesuatu yang terjadi di Dunia semua atas Izin Allah, dan terkadang kita lupa bahwa apa yang di lakukan ada yang mengawasi setiap gerak-gerik dan mencatatnya. maka dengan puisi Islami sanggup mengingatkan kita bahwa kehidupan ini berjalan atas campur tangan Sang Ilah Rabbi. maka sudah sepatutnya kita merenung perihal diri kita, dan puisi renungan hati Islami yang sangat menyejukkan hati sanggup sebagai pola bagi kita semua untuk merenungi kehidupan.
Puisi renungan hati Islami yang sangat menyejukkan jiwa Puisi Renungan Hati Islami yang Sangat Menyejukkan Jiwa

Puisi Renungan Hati Islami yang Sangat Menyejukkan Jiwa

Puisi renungan hati Islami merupakan puisi indah yang mengungkapkan kata-kata hati, kepada Sang Maha Pengatur kehidupan, Atau syair Islami tentan renunugan dosa dan kesalaha. adapun masing masing judul puisinya dengan tema puisi renungan hati Islami antara lain:

Empat pola kumpulan puisi renungan hati, sanggup menjadi refrensi bagii pembaca yang menyukai menulis puisi Islami, atau puisi religi. bagaimana renungan hati bagi para penulis puisi Islami tersebut, untuk lebih jelasnya, silahkan di simak saja lima puisi Islami berikut ini.


Aku Menangis untukMu
Oleh: Hanizar Nizar

Kemana perginya dirimu wahai Robbi
Robbi putuskan keinginan ini untukmu
Aku menangis berdoa dalam keinginan
Istilahkan hatiku hanyalah untukmu

Ya Allah ya Robbi
Aku tergeletak di daerah tidur
Aku tertiup rutan sangka kala
Menangis... menangis dan menangis

Insan yang ada di dunia ini penuh dengan laga
Perjuangan kami tidak kau insyafi
Kami berpeluh untuk insyaf
Tuhan... insyafkan kami supaya jauh dari penderitaan

Tuhan... kita harus sama-sama berlaga
Tolong kami dalam doa ini
Sentuhlah hati kami supaya sadar dari kemelaratan
Tuhan... kita sama-sama menangis alasannya ialah saya menangis untukmu

Back to list puisi renungan hati Islami ↑


INSYAF
Oleh: Bahri s

memandang jiwa dalam diri
terlihat terperinci tersendiri
pilahan baik jelek dalam hati
renungan di malam yang sunyi
menciptakan saya menyadari akan semua ini

ampuni dosaku ya..Rahman
karna tidak mensyukuri
nikmat yang slama ini kau beri
tidak menyadari bahwa semua ini milikmu
ampuni hamba ini ya... rahiim
karna sudah jauh darimu
saya khilaf bahwa saya ialah milikmu
lupa akan tanggunggung jawabku padaMu

hamba ingat dalam insafku
alihlah pandangan ini bila salah dalam memandang
bimbinglah langkah ini bila salah dalam melangkah
jadikanlah saya orang yang selalu bertqwa kepadamu
karna esok atau lusa simpulan hidup niscaya kan tiba

buatlah hamba slalu bersujud di waktumu ya.. Allah
sebagai mana mukmin mukmin sebelum aku
yang slalu hiasi malam malamMu dengan dzikirnya
menciptakan ketenangan dalam jiwa, terangi dunia

Back to list puisi renungan hati Islami ↑


Rangkaian Kata
Oleh: Hanizar Nizar

Allah subhanallah
Allah Akbar
Allah maha agung
Engkau nikmat dari segala nikmat

Nikmat Allah ialah sejahtera
Nikmat Allah ialah segalanya
Aku berteduh untukmu wahai Allah
Allah saya mensyukuri nikmatmu

Engkau menciptakan diriku ada
Aku berkifayah dalam sedekah
Mensedekahkan rangkaian kata
Aku gila rangkaian kata-katamu ya Allah

Back to list puisi renungan hati Islami ↑


ANA UHIBBUKA FILLAH
Oleh: Arini Eka

Aku hanya meminta pada-NYA
Memohon dengan sangat dalam doa
Tanpa letih ku lafas kan ribuan pinta
Berharap supaya pintaku di ijabah

Iya kamu
Yang selalu kubisikkan dalam rindu
Yang kutasbih kan tanpa henti di sujudku
Agar kamulah yang menjadi takdirku

Tak ada yang salah bukan
Pintaku lapang dada pada Tuhan
Agar engkau dan saya di pertemukan
Dalam satu ikatan pernikahan

Ya Robb..
Bukankah rasaku tak salah
Caraku juga tak berdosa
Karena ku hanya merindui ia dalam jiwa
Dan hanya Engkau yang tahu ketika saya tanpa aib meminta supaya saya di jodohkan dengannya

Ya Robb...
Kau tahu saya mencintainya
Tapi ia lebih mencintaiMu
Aku merindukannya
Tapi ia lebih rindu akan surgaMu
Maka dari itu...hanya padaMu lah kutitipkan segenap rindu
Semoga takdir menggenapi setiap rasaku
Bersama ia yang hanya inginkan cintaMu
Karena saya ingin bersamanya bukan hanya di dunia tapi sampai jannahMu

Back to list puisi renungan hati Islami ↑


Warna Dalam Perjalanan
Oleh: Bahri s

jalani hidup penuh dengan lika-liku
entah dalam keindahan maupun kesuraman
entah dalam kekurangan maupun kelebihan
namun itulah konkret bagi kehidupan

enkau menitipkan kelebihan padaku ya Allah
terkadang saya lupa dengan semua itu
yang menciptakan saya menjadi sombong dihadapMu
melihat rendah segala dalam pandangan
tidak menyadari siapa diri ini

engkau buat saya dalam kekurangan
namun saya tidak sadar itu hanyalah satu cobaan
yang kulontarkan hanya keluhan bukanlah aduan
untuk melampiaskan kerapuhan gundah dalam rasa
membuatku terpuruk lupa akan kuasamu

engkau menciptakan keindahan dalam pandangan
merasuk jiwa luluhkan sukma terpadu dalam rasa
menciptakan kadang lupa siapa pemilik sesungguhnya
mencampakkan jiwa-jiwa takluk dalam pesonanya
yang tiba dan pergi hanya begitu saja
meski tau bila itu salah bagiku

dan kau menaruh kesuraman pada hati ini
kesuraman yang selalu hantui jiwa dalam hati
tak peduli apapun yang terjadi pada diri
meski tak kurang dari satu materi

tapi dengan perasaan menciptakan buta mata hati
terkadang menipu jiwa yang ada dalam keluarga
bersembunyi di balik senyumnya jiwa di atas derita
meski ku tau itu adlah HINA bagiku

ya..rab
ampunilah segala dosa yang ada dalam jiwa
yang slalu buta akan setiap arti yang ada
di dalam diam-diam tersembunyi tapi konkret dalam makna
hamba hanya insan biasa,tidak sanggup menguak jiwa
diam-diam dalam rahasiamu
menciptakan hamba khilaf dalam satu dongeng dalam hidupku

ya..rahman
sudilah engkau memandang hamba yang terpuruk dalam kehinaan
hanya dengan kekurangan perasaan hamba keluar dari ajaran
menipu daya cinta yang telah ada dalam keluarga
membiarkan nÊŒfsu syaitan menjerat jiwa dan sukma
hamba khilaf ya Allah.. hamba khilaf
munkin dengan ke khilafan ini hamba sanggup
menysukuri nikmat yang ada


Demikianlah puisi renungan hati Islami yang sangat menyejukkan jiwa. Simak/baca juga puisi islami terbaik yang lain di blog ini, semoga kata kata Islami diatas sanggup bermanfaat bagi pembaca yang memang menyukai puisi-puisi islami dan puisi religi. Sampai jumpa pada tema puisi Islami selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.


Demikianlah Artikel Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa

Sekianlah artikel Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa dengan alamat link https://coincryptofast.blogspot.com/2018/01/puisi-renungan-hati-islami-yang-sangat.html

Belum ada Komentar untuk "Puisi Renungan Hati Islami Yang Sangat Menyejukkan Jiwa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel