Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update
Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update - Hallo sahabat coincryptogratis, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan
Artikel Aneka-Puisi,
Artikel Puisi-Indonesia,
Artikel Puisi-Kemerdekaan,
Artikel Puisi-Ulang-Tahun, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Judul : Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update
link : Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update
Puisi memperingati hari kemerdekaan biasanya menceritakan perihal usaha para pahlawan, yang gugur di medan perang dan hero yang berhasil mengusir penjajah dari negeri. Makara puisi kemerdekaan sanggup juga berisi puisi perihal hero yang berjasa atas negara, baik hero yang telah gugur, maupun hero yang masih berjuang demi kemajuan bangsa.
Perjuangan untuk meraih kemerdekaan bukanlah kasus yang muda alasannya terkadang darah menjadi taruhannya, akan tetapi demi bangsa, para hero merelakan darahnya demi kemerdekaan, demi tercapai kemerdekaan, dan membebaskan warga negara dari penjajahan. Kemerdekaan biasa juga di sebut hari kebebasan dari penjajahan. Indonesia memperingati setiap tanggal 17 agustus dan tggl ini di memutuskan sebagai hari yang bersejarah alasannya hari itu merupakan, hari dimana kemerdekaan republik indonesia diumumkan.

Enam belas puisi perihal usaha kemerdekaan atau puisi kemerdekaan yang sanggup menjadi rujukan puisi bagi pembaca yang ingin menulis puisi perihal kemerdekaan, Bagaimana dongeng dan kata kata puisi kemerdekaan pada puisi-puisi ini.,Selengkapnya disimak saja kumpulan puisi perihal hari kemerdekaan indonesia berikut ini.
kumohon usah kamu merayu
saya tak butuh itu
saya sedang jemu
Yang kuingin hanya satu
bukalah bajumu
supaya kulihat bekas peluru
yang menggores dadamu
Agar saya tahu
persembahanmu, bukti sayangmu
padaku
pertiwi yang selalu kamu lumuri janji
yang setiap hari kamu lantang berpuisi
Atau biar saja kunikmati kerutan wajahmu
bekas siluet rasa kebangsaan
yang kamu tumpahkan demi berdirinya
dan tersenyumnya aku
dari balik segala gundahku
Atau biar kugenggam tangan kasarmu
yang kibarkan kerja
di antara membisu menguak beribu makna
supaya tanahku subur dan berkilau makmur
Atau setidaknya usaplah ketika airmata ini
lembap menuai resah
alasannya penjuruku mulai menjarah
sisa-sisa puing merosotnya iman
yang lambat bahari goresannya
mulai hilang dari dada
Bukalah bajumu
supaya kuraba dadamu
dan kurasa setiap alur gores
bekas peluru
Kemarin sehabis sepanjang hari
kamu rebut daku dari tangan kompeni
atau sebuah tirani
gagah kamu pantang menyerah
demi aku
pertiwi ... mu
yang ingin merdeka selalu ...
BKA
Batavia, 100815
Ketika darah dan airmata jadi tarʋhannya
Cucuran peluh sang pembela
Semangat merah membara
Teriak merdeka membahana
Gugur atau hidup mulia
Kami hanya onggokan tulang tak bernyawa
Demi membela negeri dari sang durjana
Kini kami nanti karyamu duhai anak bangsa
Jangan biarkan kami mati tersia sia
Tegakkanlah panji Indonesia jaya
Berkibar kesegenap penjuru dunia
Medan'2015
Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
demi negri tercinta ini,
gemuruh nyanyian dan perlombaan diadakan demi mengenang jasa para pahlawan,,,
Namaun dimanakah.....
lantunan do'a demi nyawa yang sudah tinggal kenangan,
dimanakah.....
lantunan dzikir akbar demi pengorbanan besar jasa para hero yang telah gugur membela negri tercinta,,
puji syukur kehadirat Ilahi Rabby
solawat dan salam tercurah bagi baginda Alam,
Lantunan Do'aTeriring Semoga Para pejuang senantiasa ditempatkan ditaman nirwana Sang Pencipta
Berbaur dengan keringat dan peluh,
Sedikit lusuh,
Namun tidak berdebu.
Disana....
Bertebaran dibawah mega,
Berdiri ditiang tiang kokoh kota,
Menghias panorama yang berjejal gedung dan rumah,
Mencoba mengusik jiwa nusantara,
Yang semakin hari semakin pudar semangat juangnya...
Disini...
Merah putih berseri,
Memberi arti putra putri negeri,
Berkibar...
Mengobar semangat padamu negeri.
PUISI NEGERI SETENGAH TIANG
Negeri setengah tiang mengais sisa jaya
Hanya besar hati pada dongeng lama yang baka
Percaya pada propaganda kiri dan kanan
Terhasut hingga hanyut dalam pasang pertikaian
Negeri setengah tiang berada diujung dunia
Hampir terperosok kejurang neraka
Tak ada lagi pilar pilar penyangga
Runtuh perlahan menimpa para pemimpin buta
Negeri setengah tiang Indonesiaku mati
Berdarah dan terluka oleh anakmu sendiri
Merah kuning hijau disisi kanan dan kiri
Meracuni garudaku yang semakin terkulai
Merdekaa...!!! Indonesiaku dari kedamaian
Merdekaa...!!! Indonesiaku dari kejayaan
Merdekaa...!!! Indonesiaku dari kemakmuran
Merdekaaa...!!! Merdekaaa...!!! Merdekaaa..!!!
Hancurlah pemimpin durja, kemudian pergilah kamu keneraka
(Aku cinta negeriku)
(100815) Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
Puisi Inikah Sebuah Kemerdekaan?
Telah lama usaha ini usai
Disambut gempita bawah umur bangsa
Lahir aneka macam angan dari sebuah peristiwa
Banyak yang gugur demi satu tekad membara
Kain-kain yang lusuh untuk menyelimuti
Selempang senjÊŒta untuk menjaga diri
Telah kamu tanggalkan dibalik gempita riang negeri
Semua telah usai
Di bawah tiang berujung sang saka
Kami semu berdiri
Memberi satu penghormatan yang abadi
Untuk kemerdekan negeri yang tak akan mati
Semua telah berlalu
Tujuh puluh tahun sudah sejarah itu
Tapi masih terlihat begitu erat dengan pelipis mata anak bangsa
Tangis, keributan masih sejajar dengan insiden itu hingga merdeka
Mungkin sudah lama dan cepat berlalu
Tapi tidak zaman mereka dengan perut kosong masih setia
Tapi sekarang, kekenyangan masih saja tak melihat siapa saudara
Inikah sebuah kemerdekaan?
Tegal, 13 Agustus 2015
Lihatlah tanah ibu pertiwi
Yang selalu mengeluh, menangis bahkan tercabik-cabik
Tak kuasa melihat hebatnya penguasaan para koruptor
Tak peduli walau rakyatnya menangis
Tak peduli walau rakyatnya mengemis
Kini yang benar menjadih salah
Yang salah menjadi benar
Bahkan bui pun turut menjadi perumahan yang megah
Tuk menampung para pembesar yang bajingam
Kini kesejateraan tinggallah angan
Keadilan hanyalah khayal
Kemerdekaan telah terjajah oleh bangsa sendiri
Bak pesan soekarno
"Perjuanganku/perlawanku itu lebih mudah mengusir penjajah,
akan tetapi perjuanganmu akan sangat lebih sulit alasannya melawan bangsamu sendiri (Bung Karno)"
Kini yang tersisah hanyalah kebodohan nan kebohongan
Kawan kalian janganlah hanya tinggal diam
Melihat bumi pertiwi kita terjajah
Marilah bersatu padu tuk mengambil peranan
Mencetak perjaka impian bangsa.
BY: ADID MU' ADID
Saat Rendra berpuisi
tapi sayang tangan satunya lagi
membetulkan resleting celananya
yang tak kenal kompromi
Atau dikala Widji Tukul
mengelus-elus urat lehernya yang hampir putus
alasannya orasinya tlah tertimpa sunyi
dilalap pengusaha dan pejabat hanya dengan
sekali dengus strategi
matikan atau dilenyapkan
gaungnya ditelan bumi
Atau bila saja Sapardi aib bersembunyi
dalam payungnya
alasannya ia rasa takut lembap nanti
di lebatnya hujan bulan juni
Sedang saya kumpulan kerikil
diratakan, menjadi sewarna
aspal hitam
tempatnya jalÊŒng berlalu lalang
Itu yakni merdeka
bisik pertiwi di dadaku
Fredi FA
Jakarta, 160815
Puisi Lantunan Himne para Pejuang
Seru gemuruh lagu berkumandang
Dengan bunyi khidmat terdengar
Melantunkan Himne para pejuang
Diringi bendera merah putih berkibar
Langit nusantara tersenyum
Berhiasa sang merah putih
Meliuk dengan gagah perkasa
Melambai Dengan penuh makna
Menigingatkan anak anak negeri
Tentang pengorbanan para pejuang
Dengan gagah berani menantang
Merebut.. mengusir penjajah dari bumi pertiwi
Kini para pejuang telah tertidur pulas
Dengan tersenyum bangga
Pergorbananya masih membias
Dalam semangat anak anak bangsa
Memperingati hari yang bersejarah
Dengan iringan doa dan himne untuknya
Kepada mereka yang tak kenal menyerah
Mengusir penjajah dari negeri tercinta
BLPN 170815
Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
duhai pemilik negeri
kibarannya yakni semangat terpatri
bukan kain pembalut
yang diceceri darah-darah pengecut
Atau slogan merdeka
tapi menuai mimpi fatamorgana
atau kilas janji
yang sedetik kemudian di ingkari
Merah putih
cipta darah dan tulang
yang jiwanya yakni udara
sejukkan selaksa mana
bukan patriot-patriot aborsi
atau bawah umur yang berpolusi
Begitu marahnya pertiwi
berdiri di ujung negeri
suaranya parau
namun terperinci sekali
menghardikku dan saudara se-tanah airku
Dan merah wajahku
isyaratkan berjuta malu
maaf ibu
saya salah padamu
sesalku dari balik pintu
rumah kacamu
BKA
Batavia, 170815
Puisi Merdeka Itu
Kami ingin berdiskusi dan berdebat
Mengukuhkan jiwa yang kuat
Meninggalkan ketimpangan
Harus berseru dimana jalan keabadianlah tujuan
Kami ingin bertukar
Bukan pakaian yang menanggal di badan
Kami ingin bertukar suara
Karena kami ingin mwngguncang dunia
Merdeka itu suara
Lahir dari permintaan kami bersama
Bukan individual yang menanggalkannya
Karena merdeka itu untuk kami semua
Tegal, 17 Agustus 2015.
PUISI MERDEKA MERDEKA MERDEKA SEJAHTERA
Merdeka
ketika anak anak pelosok desa bergizi secukupnya
duduk berguru dibangku tanpa biaya
Merdeka merdeka
ketika sandang pangan kesehatan layak tercukupi
usia produktif terwadahi UMR jamin hidup manusiawi
Merdeka merdeka merdeka
ketika birokrasi musyawarah mufakat seturut hak azasi
bahu-membahu pundak membahu berdiri negeri bumi NKRI
nusantara kondusif tentram tata hidup adem ayem rakyat terayomi
Merdeka merdeka merdeka sejahtera
ketika punggawa negara sabar jujur setia tegakkan Pancasila
elemen bangsa bersatu padu dalam kebhinekaan
nusantara gemah ripah loh jinawi hidup rukun masyarakat madani
Merdeka
merdeka
merdeka
sejahtera sararea Pajajaran gres milik bangsa
#Lebakcawenetanahpasundan, Senin,Augts 17/2015 = 12:12 wib
Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
PUISI MAJU
Derap-derap langkah kaki membara.
waktu itu.
Merayap, pelan-pelan
Sing-singkan lengan baju.
Kau kutuju.
Maju!
Engkau hanyalah
sekumpulan remah-remah.
Kami hanya meminta apa yang menjadi milik kami.
Maju!
Pantang mundur walau se-depa.
Biarpun bersimbah darah.
Maju!
Atau pulanglah, Kau!
Sebelum amarahku kembali memuncak.
Merdeka!
Cikupa, 17.08.2015
PUISI DIRGAHAYU RI
kuteteskan darah
berjuang demi bangsa
berjuang demi negara
berjuang demi rakyat
merakyat dari sabang hingga merauke
tak mengenal lelah
tak akan kubiarkan
terbelenggu dengan penjajahan
kuperjuangkan hingga titik akhirnya
biarkan peluru menembus kulitku
akan kumatikan
dan kusepak di kamu hingga di kamu terhempas
...dari bumiku
bumiku bumi indonesia
bumi yang subur dengan tanaman
bumi yang kaya dengan tambang
negaraku negara berdaulat
bersatu dari sabang hingga merakuke
tak akan kubiarkan...
siapa pun di kamu akan kupenggal
bila merusak
bila menghina dengan bangsaku
bila pancasilaku di kamu remehkan
tak akan ada yang membiarkan
usaha para pahlawan
gugur di medan perang
demi bangsaku
demi generasi bangsa bernuangsa
membahana dalam segala kehidupan
membias dalam perjuangan
merdeka tetap merdeka
hanya sekali merdeka tetap merdekaaaaaaaaaa
sm/17/08/2015@siamir
PUISI MERDEKA
Kau bilang merdeka
Aku bilang merana
Kau bilang kebebasan
Aku bilang pemerkosaan
Aku bukanlah keluarga tertindas
Aku lahir diatas tumpukan emas
Lalu bagaimana dengan mereka yang menangis
Hanya mengharap segenggam beras
Suaraku bunyi lantang
Menentang yang sewenang wenang
Tak berharap untuk menang
Hanya ingin kamu beri mereka uang
Suaraku bunyi nurani
Agar kamu sedikit mengerti
Mungkin kamu memang tuli
Tapi kamu masih punya hati
Kau bilang merdeka
Aku bilang neraka
Kau bilang kebebasan
Aku bilang penindasan
(180815) Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
PUISI SERBU
Dahulu kala perang dimana-mana.
Dunia ini kenyang menelan korbannya.
Berperang dengan sepenuh jiwa raga.
Manusia saling melukai demi bangsanya.
Serbu.....
Berteriak sambil maju.
Maju menggempur musuh daku.
Tinggalkan kenangan anak beranakku.
Berceceran air mata.
Melukis sebuah derita.
Derita dikala meneguk kalah.
Meringkik hati menahan perih.
Berjuang dan menyerbu.
Pemimpin sebagai sesepuh.
Prajurit sosok pembantu.
Itu tradisi perang negaraku.
Yang kami sanggup hanya ucapan.
Dari beribu perjuangan.
Yang ditelan hanya kebanggaan.
Bangka mencapai kemerdekaan.
Serdadu mengentak bumi dengan kesal.
Marah menghiasi raut muka aspal.
Pemerintah menghancurkan titipan rudal.
Rudal wujud merdeka yang menjadi cikal bakal.
Mari kita serbu kejongolan.
Mari kita serbu kecongkaan.
Musuh kita kini yakni hati hamba tuhan.
Yang bersemayam dlm sebuah jiwa insan.
-------------------
Demikianlahkumpulan puisi memperingati hari kemerdekaan repuplik indonesia. Simak /baca juga Puisi hari kemerdekaan yang lainnya. Semoga puisi di atas sanggup menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Anda sekarang membaca artikel Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update dengan alamat link https://coincryptofast.blogspot.com/2018/01/kumpulan-puisi-memperingati-hari.html
Judul : Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update
link : Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update
Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update
Kumpulan puisi memperingati hari kemerdekaan republik indonesia. Dalam rangka mengenang kembali dan menyambut perayaan hari besar kemerdekaan Indonesia 17 Agustus, yang biasanya pembacaan teks proklamasi juga kita dengar, maka kali puisi bertema perihal kemerdekaan Indonesia, sebagaimana diketahui perayaan kemerdekaan merupakan sebuah insiden tahunan yg dirayakan untuk memperingati kembali kemerdekaan suatu bangsa yang jadi cikal sebuah negara yang berdaulat.Puisi memperingati hari kemerdekaan biasanya menceritakan perihal usaha para pahlawan, yang gugur di medan perang dan hero yang berhasil mengusir penjajah dari negeri. Makara puisi kemerdekaan sanggup juga berisi puisi perihal hero yang berjasa atas negara, baik hero yang telah gugur, maupun hero yang masih berjuang demi kemajuan bangsa.
Perjuangan untuk meraih kemerdekaan bukanlah kasus yang muda alasannya terkadang darah menjadi taruhannya, akan tetapi demi bangsa, para hero merelakan darahnya demi kemerdekaan, demi tercapai kemerdekaan, dan membebaskan warga negara dari penjajahan. Kemerdekaan biasa juga di sebut hari kebebasan dari penjajahan. Indonesia memperingati setiap tanggal 17 agustus dan tggl ini di memutuskan sebagai hari yang bersejarah alasannya hari itu merupakan, hari dimana kemerdekaan republik indonesia diumumkan.

Kumpulan puisi perihal usaha kemerdekaan / puisi memperingati hari kemerdekaan republik indonesia
Kumpulan puisi hari kemederkaan Indonesia atau puisi perihal usaha kemerdekaan ini sebagai sumbang sih anak anak bangsa pada negeri tercinta ini, dan ungkapan dirgahayu repuplik indonesia, yang jatuh setiap tanggal 17 agustus setiap tahun. adapun masing masing judul puisi perihal usaha kemerdekaan antara lain:- Puisi merdeka
- Puisi pahlawan
- Puisi merdeka II
- Puisi merah putih
- Puisi negeri setengah tiang
- Puisi inikah sebuah kemerdekaan
- Puisi perjaka impian bangsa
- Puisi kemerdekaan
- Puisi lantunan himne para pejuang
- Puisi Bendera merah putih
- Puisi merdeka itu
- Puisi merdeka merdeka merdeka sejahtera
- Puisi maju
- Puisi dirgahayu RI
- Puisi merdeka II
- Puisi serbu
Enam belas puisi perihal usaha kemerdekaan atau puisi kemerdekaan yang sanggup menjadi rujukan puisi bagi pembaca yang ingin menulis puisi perihal kemerdekaan, Bagaimana dongeng dan kata kata puisi kemerdekaan pada puisi-puisi ini.,Selengkapnya disimak saja kumpulan puisi perihal hari kemerdekaan indonesia berikut ini.
PUISI MERDEKA
Kekasihku,kumohon usah kamu merayu
saya tak butuh itu
saya sedang jemu
Yang kuingin hanya satu
bukalah bajumu
supaya kulihat bekas peluru
yang menggores dadamu
Agar saya tahu
persembahanmu, bukti sayangmu
padaku
pertiwi yang selalu kamu lumuri janji
yang setiap hari kamu lantang berpuisi
Atau biar saja kunikmati kerutan wajahmu
bekas siluet rasa kebangsaan
yang kamu tumpahkan demi berdirinya
dan tersenyumnya aku
dari balik segala gundahku
Atau biar kugenggam tangan kasarmu
yang kibarkan kerja
di antara membisu menguak beribu makna
supaya tanahku subur dan berkilau makmur
Atau setidaknya usaplah ketika airmata ini
lembap menuai resah
alasannya penjuruku mulai menjarah
sisa-sisa puing merosotnya iman
yang lambat bahari goresannya
mulai hilang dari dada
Bukalah bajumu
supaya kuraba dadamu
dan kurasa setiap alur gores
bekas peluru
Kemarin sehabis sepanjang hari
kamu rebut daku dari tangan kompeni
atau sebuah tirani
gagah kamu pantang menyerah
demi aku
pertiwi ... mu
yang ingin merdeka selalu ...
BKA
Batavia, 100815
Puisi Merdeka
Sepenggal kisah mulai terlupaKetika darah dan airmata jadi tarʋhannya
Cucuran peluh sang pembela
Semangat merah membara
Teriak merdeka membahana
Gugur atau hidup mulia
Kami hanya onggokan tulang tak bernyawa
Demi membela negeri dari sang durjana
Kini kami nanti karyamu duhai anak bangsa
Jangan biarkan kami mati tersia sia
Tegakkanlah panji Indonesia jaya
Berkibar kesegenap penjuru dunia
Medan'2015
Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
Puisi pahlawan
tumpah darah para hero berjuang tanpa pamrih,demi negri tercinta ini,
gemuruh nyanyian dan perlombaan diadakan demi mengenang jasa para pahlawan,,,
Namaun dimanakah.....
lantunan do'a demi nyawa yang sudah tinggal kenangan,
dimanakah.....
lantunan dzikir akbar demi pengorbanan besar jasa para hero yang telah gugur membela negri tercinta,,
puji syukur kehadirat Ilahi Rabby
solawat dan salam tercurah bagi baginda Alam,
Lantunan Do'aTeriring Semoga Para pejuang senantiasa ditempatkan ditaman nirwana Sang Pencipta
PUISI MERAH PUTIH
Disini ada warnamu,Berbaur dengan keringat dan peluh,
Sedikit lusuh,
Namun tidak berdebu.
Disana....
Bertebaran dibawah mega,
Berdiri ditiang tiang kokoh kota,
Menghias panorama yang berjejal gedung dan rumah,
Mencoba mengusik jiwa nusantara,
Yang semakin hari semakin pudar semangat juangnya...
Disini...
Merah putih berseri,
Memberi arti putra putri negeri,
Berkibar...
Mengobar semangat padamu negeri.
PUISI NEGERI SETENGAH TIANG
Karya : Lufty Better
Negeri setengah tiang mengais sisa jayaHanya besar hati pada dongeng lama yang baka
Percaya pada propaganda kiri dan kanan
Terhasut hingga hanyut dalam pasang pertikaian
Negeri setengah tiang berada diujung dunia
Hampir terperosok kejurang neraka
Tak ada lagi pilar pilar penyangga
Runtuh perlahan menimpa para pemimpin buta
Negeri setengah tiang Indonesiaku mati
Berdarah dan terluka oleh anakmu sendiri
Merah kuning hijau disisi kanan dan kiri
Meracuni garudaku yang semakin terkulai
Merdekaa...!!! Indonesiaku dari kedamaian
Merdekaa...!!! Indonesiaku dari kejayaan
Merdekaa...!!! Indonesiaku dari kemakmuran
Merdekaaa...!!! Merdekaaa...!!! Merdekaaa..!!!
Hancurlah pemimpin durja, kemudian pergilah kamu keneraka
(Aku cinta negeriku)
(100815) Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
Puisi Inikah Sebuah Kemerdekaan?
Penyair Kecil
Telah lama usaha ini usaiDisambut gempita bawah umur bangsa
Lahir aneka macam angan dari sebuah peristiwa
Banyak yang gugur demi satu tekad membara
Kain-kain yang lusuh untuk menyelimuti
Selempang senjÊŒta untuk menjaga diri
Telah kamu tanggalkan dibalik gempita riang negeri
Semua telah usai
Di bawah tiang berujung sang saka
Kami semu berdiri
Memberi satu penghormatan yang abadi
Untuk kemerdekan negeri yang tak akan mati
Semua telah berlalu
Tujuh puluh tahun sudah sejarah itu
Tapi masih terlihat begitu erat dengan pelipis mata anak bangsa
Tangis, keributan masih sejajar dengan insiden itu hingga merdeka
Mungkin sudah lama dan cepat berlalu
Tapi tidak zaman mereka dengan perut kosong masih setia
Tapi sekarang, kekenyangan masih saja tak melihat siapa saudara
Inikah sebuah kemerdekaan?
Tegal, 13 Agustus 2015
PUISI PEMUDAH HARAPAN BANGSA
Wahai... KawanLihatlah tanah ibu pertiwi
Yang selalu mengeluh, menangis bahkan tercabik-cabik
Tak kuasa melihat hebatnya penguasaan para koruptor
Tak peduli walau rakyatnya menangis
Tak peduli walau rakyatnya mengemis
Kini yang benar menjadih salah
Yang salah menjadi benar
Bahkan bui pun turut menjadi perumahan yang megah
Tuk menampung para pembesar yang bajingam
Kini kesejateraan tinggallah angan
Keadilan hanyalah khayal
Kemerdekaan telah terjajah oleh bangsa sendiri
Bak pesan soekarno
"Perjuanganku/perlawanku itu lebih mudah mengusir penjajah,
akan tetapi perjuanganmu akan sangat lebih sulit alasannya melawan bangsamu sendiri (Bung Karno)"
Kini yang tersisah hanyalah kebodohan nan kebohongan
Kawan kalian janganlah hanya tinggal diam
Melihat bumi pertiwi kita terjajah
Marilah bersatu padu tuk mengambil peranan
Mencetak perjaka impian bangsa.
BY: ADID MU' ADID
PUISI KEMERDEKAAN
Adalah ...Saat Rendra berpuisi
tapi sayang tangan satunya lagi
membetulkan resleting celananya
yang tak kenal kompromi
Atau dikala Widji Tukul
mengelus-elus urat lehernya yang hampir putus
alasannya orasinya tlah tertimpa sunyi
dilalap pengusaha dan pejabat hanya dengan
sekali dengus strategi
matikan atau dilenyapkan
gaungnya ditelan bumi
Atau bila saja Sapardi aib bersembunyi
dalam payungnya
alasannya ia rasa takut lembap nanti
di lebatnya hujan bulan juni
Sedang saya kumpulan kerikil
diratakan, menjadi sewarna
aspal hitam
tempatnya jalÊŒng berlalu lalang
Itu yakni merdeka
bisik pertiwi di dadaku
Fredi FA
Jakarta, 160815
Puisi Lantunan Himne para Pejuang
Ijoel Anderline.
Seru gemuruh lagu berkumandangDengan bunyi khidmat terdengar
Melantunkan Himne para pejuang
Diringi bendera merah putih berkibar
Langit nusantara tersenyum
Berhiasa sang merah putih
Meliuk dengan gagah perkasa
Melambai Dengan penuh makna
Menigingatkan anak anak negeri
Tentang pengorbanan para pejuang
Dengan gagah berani menantang
Merebut.. mengusir penjajah dari bumi pertiwi
Kini para pejuang telah tertidur pulas
Dengan tersenyum bangga
Pergorbananya masih membias
Dalam semangat anak anak bangsa
Memperingati hari yang bersejarah
Dengan iringan doa dan himne untuknya
Kepada mereka yang tak kenal menyerah
Mengusir penjajah dari negeri tercinta
BLPN 170815
Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
PUISI BENDERA MERAH PUTIH
Aku tegaskan padamuduhai pemilik negeri
kibarannya yakni semangat terpatri
bukan kain pembalut
yang diceceri darah-darah pengecut
Atau slogan merdeka
tapi menuai mimpi fatamorgana
atau kilas janji
yang sedetik kemudian di ingkari
Merah putih
cipta darah dan tulang
yang jiwanya yakni udara
sejukkan selaksa mana
bukan patriot-patriot aborsi
atau bawah umur yang berpolusi
Begitu marahnya pertiwi
berdiri di ujung negeri
suaranya parau
namun terperinci sekali
menghardikku dan saudara se-tanah airku
Dan merah wajahku
isyaratkan berjuta malu
maaf ibu
saya salah padamu
sesalku dari balik pintu
rumah kacamu
BKA
Batavia, 170815
Puisi Merdeka Itu
Penyair kecil
Kami ingin berdiskusi dan berdebatMengukuhkan jiwa yang kuat
Meninggalkan ketimpangan
Harus berseru dimana jalan keabadianlah tujuan
Kami ingin bertukar
Bukan pakaian yang menanggal di badan
Kami ingin bertukar suara
Karena kami ingin mwngguncang dunia
Merdeka itu suara
Lahir dari permintaan kami bersama
Bukan individual yang menanggalkannya
Karena merdeka itu untuk kami semua
Tegal, 17 Agustus 2015.
PUISI MERDEKA MERDEKA MERDEKA SEJAHTERA
Karya :MS sang muham
Merdekaketika anak anak pelosok desa bergizi secukupnya
duduk berguru dibangku tanpa biaya
Merdeka merdeka
ketika sandang pangan kesehatan layak tercukupi
usia produktif terwadahi UMR jamin hidup manusiawi
Merdeka merdeka merdeka
ketika birokrasi musyawarah mufakat seturut hak azasi
bahu-membahu pundak membahu berdiri negeri bumi NKRI
nusantara kondusif tentram tata hidup adem ayem rakyat terayomi
Merdeka merdeka merdeka sejahtera
ketika punggawa negara sabar jujur setia tegakkan Pancasila
elemen bangsa bersatu padu dalam kebhinekaan
nusantara gemah ripah loh jinawi hidup rukun masyarakat madani
Merdeka
merdeka
merdeka
sejahtera sararea Pajajaran gres milik bangsa
#Lebakcawenetanahpasundan, Senin,Augts 17/2015 = 12:12 wib
Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
PUISI MAJU
Rony Del Bachty
Derap-derap langkah kaki membara.waktu itu.
Merayap, pelan-pelan
Sing-singkan lengan baju.
Kau kutuju.
Maju!
Engkau hanyalah
sekumpulan remah-remah.
Kami hanya meminta apa yang menjadi milik kami.
Maju!
Pantang mundur walau se-depa.
Biarpun bersimbah darah.
Maju!
Atau pulanglah, Kau!
Sebelum amarahku kembali memuncak.
Merdeka!
Cikupa, 17.08.2015
PUISI DIRGAHAYU RI
Oleh :siamir marulafau
kuteteskan darahberjuang demi bangsa
berjuang demi negara
berjuang demi rakyat
merakyat dari sabang hingga merauke
tak mengenal lelah
tak akan kubiarkan
terbelenggu dengan penjajahan
kuperjuangkan hingga titik akhirnya
biarkan peluru menembus kulitku
akan kumatikan
dan kusepak di kamu hingga di kamu terhempas
...dari bumiku
bumiku bumi indonesia
bumi yang subur dengan tanaman
bumi yang kaya dengan tambang
negaraku negara berdaulat
bersatu dari sabang hingga merakuke
tak akan kubiarkan...
siapa pun di kamu akan kupenggal
bila merusak
bila menghina dengan bangsaku
bila pancasilaku di kamu remehkan
tak akan ada yang membiarkan
usaha para pahlawan
gugur di medan perang
demi bangsaku
demi generasi bangsa bernuangsa
membahana dalam segala kehidupan
membias dalam perjuangan
merdeka tetap merdeka
hanya sekali merdeka tetap merdekaaaaaaaaaa
sm/17/08/2015@siamir
PUISI MERDEKA
Karya : Lufty Better
Kau bilang merdekaAku bilang merana
Kau bilang kebebasan
Aku bilang pemerkosaan
Aku bukanlah keluarga tertindas
Aku lahir diatas tumpukan emas
Lalu bagaimana dengan mereka yang menangis
Hanya mengharap segenggam beras
Suaraku bunyi lantang
Menentang yang sewenang wenang
Tak berharap untuk menang
Hanya ingin kamu beri mereka uang
Suaraku bunyi nurani
Agar kamu sedikit mengerti
Mungkin kamu memang tuli
Tapi kamu masih punya hati
Kau bilang merdeka
Aku bilang neraka
Kau bilang kebebasan
Aku bilang penindasan
(180815) Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑
PUISI SERBU
Oleh: Kakcik Coconutz Blezz
Dahulu kala perang dimana-mana.Dunia ini kenyang menelan korbannya.
Berperang dengan sepenuh jiwa raga.
Manusia saling melukai demi bangsanya.
Serbu.....
Berteriak sambil maju.
Maju menggempur musuh daku.
Tinggalkan kenangan anak beranakku.
Berceceran air mata.
Melukis sebuah derita.
Derita dikala meneguk kalah.
Meringkik hati menahan perih.
Berjuang dan menyerbu.
Pemimpin sebagai sesepuh.
Prajurit sosok pembantu.
Itu tradisi perang negaraku.
Yang kami sanggup hanya ucapan.
Dari beribu perjuangan.
Yang ditelan hanya kebanggaan.
Bangka mencapai kemerdekaan.
Serdadu mengentak bumi dengan kesal.
Marah menghiasi raut muka aspal.
Pemerintah menghancurkan titipan rudal.
Rudal wujud merdeka yang menjadi cikal bakal.
Mari kita serbu kejongolan.
Mari kita serbu kecongkaan.
Musuh kita kini yakni hati hamba tuhan.
Yang bersemayam dlm sebuah jiwa insan.
-------------------
Demikianlahkumpulan puisi memperingati hari kemerdekaan repuplik indonesia. Simak /baca juga Puisi hari kemerdekaan yang lainnya. Semoga puisi di atas sanggup menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Demikianlah Artikel Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update
Sekianlah artikel Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update dengan alamat link https://coincryptofast.blogspot.com/2018/01/kumpulan-puisi-memperingati-hari.html
Belum ada Komentar untuk "Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update"
Posting Komentar