Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih

Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih - Hallo sahabat coincryptogratis, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Kata-Kata-Rindu, Artikel Puisi-Rindu, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih
link : Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih

Baca juga


Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih

Kumpulan puisi rindu wacana rindu dan kerinduan pada kekasih. Berbicara wacana puisi rindu dan puisi kerinduan pada kekasih, dua hal ini erat kaitannya dengan perasaan cinta sebagaimana rindu dan kerinduan muncul alasannya ialah adanya rasa cinta kepada seseorang yang sangat diinginkan. dalam hal ini ingin bertemu atau hanya sekedar melihat atau mendengar bunyi dari seorang yang dirindukan. jadi apa pengertian rindu, rindu pengertiannya luas tergantung dari seseorang yang mencicipi rindu, alasannya ialah terkadang seseorang yang mencicipi rindu sanggup mengartikan rindu yang ia rasakan,namun inti dari kata rindu ialah sangat ingin dan sangat berharap terhadapa sesuatu, atau keinginan yang besar lengan berkuasa untuk bertemu dan lain sebagainya.

Dan berkaitan kata-kata rindu, puisi rindu dan puisi kerinduan ialah tema puisi yang sering kita jumpai dalam dunia puisi yang umumnya membahasa wacana dilema percintaan, ibarat puisi kerinduan yang mendalam, puisi rindu singkat puisi rindu kekasih yang jauh, dan dan banyak sekali puisi puisi rindu dan puisi kangen yang terkadang menciptakan terharu, dan tema puisi rindu kali ini ialah kumpulan puisi rindu dan kerinduan pada kekasih yang di padukan dengan banyak sekali kata kata puisi cinta dan kata indah lainnya.
Kumpulan puisi rindu wacana rindu dan kerinduan pada kekasih Kumpulan Puisi Rindu Tentang Kerinduan Pada Kekasih

Kumpulan Puisi Rindu Tentang Kerinduan Pada Kekasih

Puisi rindu merupakan rangkaian kata-kata wacana rindu dan kata kerinduan yang umuya di tujukan kepada seseorang yang berarti dalam hidup. adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi rindu untukmu
  2. Puisi rinai dan surat rindu
  3. Puisi bingkai rindu
  4. Puisi helaian samar
  5. Puisi jejak
  6. Puisi gerimis rindu
  7. Puisi andai masa kembali terulang
  8. Puisi pemuja raga
  9. Puisi rinduku
  10. Puisi wacana rinduku
  11. Puisi sesungguhnya saya rindu
Sebelas teladan puisi rindu, sanggup menjadi refrensi bagai pembaca yang ingin menulis puisi rindu untuk kekasih hati yang sedang dirindukan, bagaimana dongeng dan makna di balik rangkaian bait bait puisi rindu dan kerinduan tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja berikut ini, diawali dengan puisi rinduku untukmu.


Rinduku Untukmu
Oleh: Khoirul Umam

Jarak telah membentang
Meninggalkan selembar bayang
Sebagai pemanis pandang

Raga tak saling dekat
Jauhnya jarak membuka ingat
Membaca setiap kenangan yang tercatat

Kepada wajahmu yang manis
Senyum simpulmu tipis
Rasa aib berlapis-lapis

Bayang yang sungguh indah
Memintaku melukis arah
Sempurnakan arah dengan kasih yang berkisah

Rinduku untukmu mendidih
Jarak memisah menyayatkan pedih
Perpisahan sementara melahirkan langkah tertatih-tatih

Rinduku untukmu beranak pinak
Mengharap pertemuan yang berpihak
Semburkan do'a dengan hati yang bergolak

Bima, 28 September 2017


RINAI DAN SURAT RINDU
Oleh : Sihal Amuy

Engkau telah mengirimkan rinai bersama angin malam
Dan secercik kertas nan bertuliskan uraian kisah cinta indah di masa silam
Rinai itu jatuh membasahi dadaku
Membuat dadaku berdebar-debar

Ternyata engkau mantanku yang sudah usang menghilang
Goresan suratmu nan ku baca
Ternyata engkau sangat merindukanku
Ingin sekali untuk bertemu
Engkau mengadu wacana kesedihan
Dia yang telah menjadi pendampingmu
Sering sekali menyakitimu
Kasar dan angkuh

Buat engkau yang pernah singgah di hatiku
Temuilah saya !!!
Aku akan memeluk dirimu
Dan menghapus air matamu

Padang, 3 Maret 2018


BINGKAI RINDU
Karya: Clarissa Putry Aprilya

Setahun kemudian terpisah jarak antara kita
Akibat salah faham tanpa diduga
Kecemburuan berkecamuk di dada
Hingga terlepas ikatan cinta

Sisa asmara masih menggelora
Laksana bara aben jiwa
Sedikit pun engkau tidak merasa
Hingga berpura palingkan muka

Berpindah ke lain hati
Mencari kekasih sejati
Berulangkali disakiti
Tiada jera saya tetap menanti

Perih jikalau harus diresapi kalbu
Serpihan luka masih kunikmati selalu
Paras wajahmu terukir di bingkai rindu
Tapi percuma tiada arti lagi bagimu

Bogor, 5 Februati 2018


HELAIAN SAMAR
Oleh: Oss Arisandi Manopo

Gegar berdebar
Gempita rancu bergetar
Genta dawaimu menampar

Kelana risauku berarak
Keloni senyap yang berdetak
Kembali jua nampakmu merangkak

Bersama malam
Berpeluh kerutan kelam
Berbayang rupamu dalam tirai buram

Hentak rasa pun keruh
Hening membentak keluh
Helaian samarmu menelanjangi rindu yang tak tertempuh

Oss.am
Subang,02-03-2018


PUISI JEJAK
Oleh: E.Kurniasih

Menelusuri hari wajah sayu layu
Senyum pagi membisik tanya
Ragu melangkah entah di bawa ke mana
Sekuntum asa menekan rasa
Esok tiba membawa sekuntum rindu

Ilalang setia menghalang pandang
Jauh menepi di pusaran
Jejak kemudian menghilang
Entah tersimpan di mana, terasa terlupakan

Jenuh menempuh
Sedang langkah terus dikayuh
Capek menghiba
Peredaran hati berputar antara kecewa dan pasrah

Sudah waktu menyuruh
Melepas ranum di balik kelambu
Tertanggal satusatu terserak berair terbawa arus
Lalu hilang

Bandung, 02, Maret 2018


Puisi Gerimis Rindu
Oleh:Fajar

Terbayang kenangan dulu..
Telah hilang dibawah angin lalu...
Jadikan angan terus mengganggu..
Serasa hidup dibelenggu.

Ingin hati tetap bertemu
Membuka mata menusuk kalbu
Namun cakrawala seakan tak setuju
Tak ada kawasan tuk kumengadu

Saat hati ingin berlabu
Kau dtang dgn bayangmu
Sadarkan saya wacana rindu
Rindu pada senyum yang kaku

Serasa hidup dilubuk bambu
Sampai hati tlah membeku
Menanti kau sang perindu
Yang tlah usang saya tunggu

Suara rindu sang fajar


ANDAI MASA KEMBALI TERULANG
Oleh: Nia Ain Nya

Bergulir satusatu
Embun jatuh menyentuh
Mengalir menyusun arah
Ke dermaga

Anak-anak elang mengajak pulang
Membuat jembatan lupa terbang
Terjatuh di hujam peluh
Membumi di wahana sepi

Rindu ini memburu
Menyergap kian runtuh
Meresap relung kalbu
Menggenang penuh syahdu

Berteman kabut bertemu bayang
Senyum memerih pinta jawaban
Andai masa kembali terulang
Denting menyeru jam berputar luruh jiwa bersulang raga memetik rindu berbunga haru di telaga indah kawasan berpadu

Bandung, 28 Februari 2018


PEMUJA RAGA
Oleh: Somo Lebuz Hoa Hoe

Terlintas dalam sepi
Bayang semu penuh ilusi
Enggan beranjak pergi
Hingga membangunkan mimpi
Elok hanya untuk dipuja
Ketika setia ini tergoda
Mendamba tanpa harus mendua
Biarkan reda gejolak jiwa
Salahkah memandang melati
Walau tanpa bermain hati
Salahkah menentukan mimpi
Walau bergegas menunggu pagi
Akulah pemuja ragamu
Tanpa harus menjamahmu
Biarlah kutitip sebalut rindu
Bercampur kilas senyum indahmu


PUISI RINDUKU
Oleh: Dendi Djeand Ðÿč

Hasratku memburu
Pada awan berkalungan rindu
Pada gerimis lukisan baru
Pada cinta dalam tatapan mu

Aku berdiri disini
Rasakan kasih
dari senyumanmu
dari keelokkan mu

Aku tak ingin,
diri mu berlalu
Tetaplah disini,
Cairkan rinduku

Satu hal yang harus kau tahu
Diriku tampa mu
Umpama kapal tiada dermaga
Tunggu ringkih kemudian tenggelam


TENTANG RINDUKU
Oleh: Arini Eka

Apa pernah kau memikirkanku
Tentang rinduku
Tentang hatiku
Tentang rasa yang kau tinggal dulu

Pernahkah kau coba mengerti
Tentang sakit ini
Perih ini
Juga air mata ini

Kamu...
Yang selalu menguatkanku
Makara penopang kerapuhanku
Sandaran hati tempatku labuhkan segenap resahku

Kini dimana kamu
Tak sampaikah setiap rinduku
Tak mengertikah jikalau saya sungguh rindu
Dan tak tahukah kau jikalau rindu ini membunuhku


Sebenarnya Aku Rindu
Oleh: Dwi RetSa

Bagai angin ditepian pantai sejuk dan panas yang pernah saya rasakan
Saat sunyi kau tiba menemani setiap kosongnya waktu

Saat sepi kau sapa dengan perlahan,
Kudengar bunyi mu ku sanggup baca setiap goresan pena yang pernah kau tuliskan untukku

Kubaca setiap puisi yang pernah kau tulis untukku
Dan sekarang semua kau pergi tanpa pesan satu pun
Mungkin jalan kita tak pernah sama tapi setidaknya kita punya sedikit dongeng yang sama untuk dikenang

Tuhan...
Sebenarnya saya rindu dengan setiap ucapan dan tulisannya
Namun apa daya saya hanya seseorang yang jauh dari setiap impiannya

Dulu kau tunggu saya disebuah kota teristimewa
Dan mungkin saya tak pernah tiba karna Tuhan berkata lain
Aku sesungguhnya rindu tapi saya tak sanggup jujur ibarat angin yang selalu berhembus memberi setiap kesejukan,

Sebenarnya saya rindu tapi apalah daya saya juga bukan cahaya yang selalu sanggup menerangi setiap perjalan jauhmu
Sebenarnya saya juga rindu tapi apalah saya bukan tameng yang selalu sanggup tuk melindungi setiap langkah kakimu

Dan sesungguhnya hati ini merindukan akan hadirmu disini apalah aku,
Hanya seseorang yang jauh disini yang hanya sanggup memohon dan berdoa setiap Sujudku tuk selalu mendoakan akan dirimu


Demikianlah kumpulan puisi rindu dan kerinduan pada kekasih. Simak/baca juga puisi wacana rindu yang lain di blog ini, biar kata kata rindu diatas sanggup menghibur dan bermanfaat bagai pembaca yang sedang merindukan seseorang. Sampai jumpa pada tema puisi rindu selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.


Demikianlah Artikel Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih

Sekianlah artikel Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih dengan alamat link https://coincryptofast.blogspot.com/2018/01/kumpulan-puisi-rindu-perihal-kerinduan.html

Belum ada Komentar untuk "Kumpulan Puisi Rindu Perihal Kerinduan Pada Kekasih"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel